Contoh Pembatalan, Penggantian Faktur Pajak & Retur BKP - PAJAK KITA
Headlines News :

About Me

My Photo

Media Komunikasi dan Informasi Tentang Pajak
Powered by Blogger.
Home » » Contoh Pembatalan, Penggantian Faktur Pajak & Retur BKP

Contoh Pembatalan, Penggantian Faktur Pajak & Retur BKP

Written By Didik Pomadi on Friday, April 8, 2011 | 1:31 PM


1. Contoh Pembatalan Faktur Pajak

a. Pada tanggal 1 Januari 2011 PT.A (PKP Penjual) melakukan penjualan BKP kepada PT.B (PKP Pembeli) dengan harga jual sebesar Rp100.000.000,-

b. Pada tanggal 1 Januari 2011 PT.A (PKP Penjual) menerbitkan Faktur Pajak dengan DPP sebesar Rp100.000.000,- dan PPN sebesar Rp10.000.000,-

c. Pada tanggal 25 Februari 2011 PT.B (PKP Pembeli) membatalkan pembelian, sehingga PT.A (PKP Penjual) harus melakukan pembatalan Faktur Pajak.

d. Sebagai konsekuensi dari pembatalan tersebut, maka :

1) PT. A (PKP Penjual) melakukan hal sebagai berikut :
a) Dalam hal PT.A (PKP Penjual) belum melaporkan Faktur Pajak tersebut dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Januari 2011, maka PT.A (PKP Penjual) harus tetap melaporkan Faktur Pajak tersebut dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Januari 2011 pada formulir 1111 A2 dengan mengisi nilai 0 (nol) pada kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah).

b) Dalam hal PT.A (PKP Penjual) telah melaporkan Faktur Pajak tersebut dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Januari 2011 sebagai Faktur Pajak Keluaran dengan nilai DPP sebesar Rp100.000.000,- dan PPN sebesar Rp10.000.000,- maka PT.A (PKP Penjual) harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak Januari 2011 dengan cara melaporkan Faktur Pajak tersebut pada formulir 1111 A2 dengan mengisi nilai 0 (nol) pada kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah).

2) PT. B (PKP Pembeli) melakukan hal sebagai berikut :
Dalam hal PT.B (PKP Pembeli) telah melaporkan Faktur Pajak tersebut dalam SPT Masa PPN sebagai Faktur Pajak Masukan dengan nilai DPP sebesar Rp100.000.000,- dan PPN sebesar Rp10.000.000,- maka PT.B (PKP Pembeli) harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan dengan cara melaporkan Faktur Pajak tersebut pada formulir 1111 B2 dengan mengisi nilai 0 (nol) pada kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah).


2. Contoh Penggantian Faktur Pajak

a. Pada tanggal 28 Februari 2011 PT.A (PKP Penjual) melakukan penjualan BKP kepada PT.B (PKP Pembeli) dengan harga jual sebesar Rp280.000.000,-

b. Pada tanggal 28 Februari 2011 PT.A (PKP Penjual) menerbitkan Faktur Pajak dengan Kode dan Nomor Seri 010.000-11.00000050, DPP sebesar Rp280.000.000,- dan PPN sebesar Rp28.000.000,-

c. Faktur Pajak tersebut telah dilaporkan oleh PT.A (PKP Penjual) pada SPT Masa PPN Masa Pajak Februari 2011.

d. Pada tanggal 11 Juli 2011 diketahui bahwa harga jual sebenarnya adalah sebesar Rp230.000.000,-

e. Atas kesalahan tersebut, pada tanggal 15 Juli 2011 PT.A (PKP Penjual) menerbitkan Faktur Pajak Pengganti dengan Kode dan Nomor Seri 011.000-11.00000147, DPP sebesar Rp230.000.000,-. dan PPN sebesar Rp23.000.000,-

f. Sebagai konsekuensi dari penerbitan Faktur Pajak Pengganti tersebut, maka:

1) PT. A (PKP Penjual) melakukan dua hal sebagai berikut :
a) Melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak Februari 2011 untuk melaporkan Faktur Pajak Pengganti tersebut pada formulir 1111 A2 dengan cara sebagai berikut :

- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 230.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 23.000.000,-
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

Faktur Pajak yang diganti tidak perlu dilaporkan lagi pada SPT Masa PPN Pembetulan Masa Pajak Februari 2011; dan

b) Melaporkan Faktur Pajak Pengganti dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Juli 2011 pada formulir 1111 A2 dengan cara sebagai berikut :

- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 0 (nol);
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

2) PT. B (PKP Pembeli) melakukan hal sebagai berikut :
Harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak dimana Faktur Pajak yang diganti tersebut dilaporkan sebagai Faktur Pajak Masukan, dengan melaporkan Faktur Pajak Pengganti tersebut pada formulir 1111 B2 dengan cara sebagai berikut :

- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 230.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 23.000.000,-
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

Faktur Pajak yang diganti tidak perlu dilaporkan lagi pada SPT Masa PPN Pembetulan.


3. Contoh Penggantian Faktur Pajak Pada Masa Yang Sama

a. Pada tanggal 6 September 2011 PT.A (PKP Penjual) melakukan penjualan BKP kepada PT.B (PKP Pembeli) dengan harga jual sebesar Rp500.000.000,-

b. Pada tanggal 6 September 2011 PT.A (PKP Penjual) menerbitkan Faktur Pajak dengan Kode dan Nomor Seri 010.000-11.00000210, DPP sebesar Rp500.000.000,- dan PPN sebesar Rp50.000.000,-

c. Pada tanggal 29 September 2011 diketahui bahwa harga jual sebenarnya adalah sebesar Rp550.000.000,-

d. Atas kesalahan tersebut PT.A (PKP Penjual) menerbitkan Faktur Pajak Pengganti pada tanggal 29 September 2011 dengan Kode dan Nomor Seri 011.000-11.00000225, DPP sebesar Rp550.000.000,- dan PPN sebesar Rp55.000.000,-

e. Sebagai konsekuensi dari penerbitan Faktur Pajak Pengganti tersebut, maka :

1) PT. A (PKP Penjual) melakukan hal sebagai berikut :
Melaporkan kedua Faktur Pajak tersebut pada SPT Masa PPN Masa Pajak September 2011 dengan cara :
a) Untuk Faktur Pajak yang diganti :
- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000210);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak yang diganti (06-09-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 0 (nol),

b) Untuk Faktur Pajak Pengganti :
- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000225);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (29-09-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 550.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 55.000.000,-
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000210).

2) PT. B (PKP Pembeli) melakukan hal sebagai berikut :
a) Dalam hal Faktur Pajak yang diganti belum pernah dilaporkan, maka PT.B (PKP Pembeli) cukup melaporkan Faktur Pajak Pengganti pada formulir 1111 B2 dengan cara:
- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000225);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (29-09-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 550.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 55.000.000,-
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000210).

b) Dalam hal Faktur Pajak yang diganti telah dilaporkan dalam SPT Masa PPN Masa Pajak September 2011 dan Faktur Pajak Pengganti diterima oleh PT.B (PKP Pembeli) setelah SPT Masa PPN Masa Pajak September 2011 dilaporkan, maka PT.B (PKP Pembeli) harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak September 2011 dengan melaporkan Faktur Pajak Pengganti pada formulir 1111 B2 dengan cara :
- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000225);
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (29-09-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 550.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 55.000.000,-
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000210).

Faktur Pajak yang diganti tidak perlu dilaporkan lagi pada SPT Masa PPN Pembetulan.


4. Contoh BKP Yang Diretur

a. Pada tanggal 10 Juni 2011 PT.B (PKP Pembeli) melakukan pengembalian BKP atas pembelian dari PT.A (PKP Penjual) dengan nilai BKP yang dikembalikan sebesar Rp15.000.000,-

b. Pada tanggal 10 Juni 2011 PT.B (PKP Pembeli) menerbitkan Nota Retur atas pengembalian BKP tersebut.

c. Nota Retur yang dibuat oleh PT.B (PKP Pembeli) diterima oleh PT.A (PKP Penjual) pada tanggal 12 Juni 2011.

d. Tata cara pelaporan Nota Retur tersebut bagi PT.B (PKP Pembeli) dan PT.A (PKP Penjual) adalah sebagai berikut :

1) PT.B (PKP Pembeli) melaporkan Nota Retur tersebut pada formulir 1111 B2 dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Juni 2011 dengan cara :

- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan nomor Nota Retur;
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Nota Retur (10-06-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 15.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 1.500.000,- Nilai ditulis dalam tanda kurung sebagai pengurang;
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak atas perolehan BKP yang dikembalikan.

2) PT.A (PKP Penjual) melaporkan Nota Retur pada formulir 1111 A2 dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Juni 2011 dengan cara :
- Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan nomor Nota Retur;
- Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Nota Retur (10-06-2011);
- Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 15.000.000,- dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 1.500.000,- Nilai ditulis dalam tanda kurung sebagai pengurang;
- Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak atas penyerahan BKP yang dikembalikan.

Artikel terkait :
- Prosedur Penggantian Faktur Pajak
- Faktur Pajak Bagi PKP Pedagang Eceran-2011
- PPN 1111 vs 1111 DM
- Aplikasi SPT Masa PPN 1111
- SPT Tahunan 2010
- Pajak Oleh-Oleh Dari LN
- SPT PPh 21/26 Masa Desember
- PPN Jasa Angkutan Umum
- BPHTB Sebagai Pajak Daerah
- Bebas Fiskal Luar Negeri 2011
- Bendahara Wajib Memotong/Memungut Pajak
- SPT Masa PPN 2011 (Form 1111)
Share this article :

89 comments:

  1. Pak Pomadi, bagaimana dengan cara ini untuk memasukkan Faktur pajak Pengganti pada ESPT PPN 1111 secara manual. Bagi penerbit Faktur Pajak, membuat SPT Pembetulan Februari , buka Menu Input Data > Pajak Keluaran > pilih nomor Faktur yg mau diganti. 010.000-11.00000210 > Ubah
    Dokumen Transaksi, diganti : 1 - Faktur Pajak menjadi 5-Faktur Pajak Pengganti
    Nomor Dokumen , diganti 010.000-11.00000210 menjadi 011.000-11.00000225
    No Seri yg diganti , isikan : 010.000-11.00000210
    tanggal dokumen : 29 / 9 /2011
    DPP = 550.000 , PPN = 55.000

    ReplyDelete
  2. @Aji Bayu : Langkah awal setelah login, masuk ke setting SPT, lalu pilih pembetulan ke... setelah itu anda bisa melakukan penggantian faktur pajak yg telah anda input pada SPT normal.

    ReplyDelete
  3. Pak Pomadi, mohon izin bertanya. Saya ada kesalahan melakukan input pada pajak yang sudah dilaporkan.
    Pada saat input pajak keluaran April 2013 untuk lawan transaksi CV Cahaya Prima (NPWP: 02.004.796.5-036.000, tgl dokumen 24 April 2013) nomor faktur yang saya input adalah 010.900.-13.92303032 padahal seharusnya nomor faktur yang benar adalah 010.900.-13.92303023, sehingga menyebabkan akan adanya nomor ganda untuk input data pajak keluaran bulan Mei 2013.
    Kesalahan ini baru saya sadari saat saya akan menginput data pajak keluaran bulan Mei 2013 untuk lawan transaksi PT Dian Rakyat (NPWP: 01.305.778.0-007.000, tgl dokumen 20 Mei 2013)dgn nomor faktur 010.900.-13.92303032 (sama dgn nomor faktur bulan April yang sudah dilaporkan). Sehingga timbul notifikasi bahwa nomor faktur sudah dipergunakan pada bulan April

    ReplyDelete
  4. @Ribka Renaldi : Atas kasus tsb, anda dapat melakukan pembetulan SPT PPN Masa April dengan merubahan no seri faktur pajak dari 92303032 menjadi 92303023. Atau bisa juga no seri 92303023 anda gunakan untuk transaksi bulan Mei 2013 kepada PT Dian Rakyat (Sesuai peraturan terbaru PER-24 penggunaan nomor seri faktur pajak tidak harus urut). Demikian penjelasan saya semoga dapat membantu.

    ReplyDelete
  5. Apakah tidak masalah? Karena espt bulan april sudah dilaporkan ke kantor pajak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hal tersebut tidak masalah, karena apa yg saya sampaikan didasarkan peraturan yang ada.

      Delete
  6. Pak Pomadi maaf saya ingin bertanya, saya ada kesalahan input faktur pajak bln april 2013 yang nilainya beda dengan invoice, contoh : di invoice nilai PPNnya sebesar Rp. 1.092.500 tapi di faktur pajak Rp. 1.098.125,- dan telah saya laporkan ke ktr pajak, saya tahunya setelah pihak lawan transaksi beritahu, dan pihak lawan transaksi saya pun sudah lapor sebesar Rp. 1.098.125, namun yang semestinya dilaporkan adalah Rp. 1.092.500,- saya mohon bantuannya pak apa yang harus saya lakukan dan juga lawan transaksi saya, kalau tidak invoice tersebut blm akan dibayarkan, tapi pihak lawan transaksi saya menyarankan untuk dibuatkan "Nota Pembatalan" tapi saya masih ragu, mohon bantuannya pak Pomadi, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Billy : Atas kasus anda, yg harus dilakukan adalah seperti pada contoh nomor 2 artikel tersebut diatas. Namun perlu diingat untuk penerbitan faktur pajak pengganti harus mengikuti ketentuan PER-24/PJ/2012. Demikian penjelasan saya, semoga membantu.

      Delete
  7. Pak Pomadi,
    saya sudah sudah menerbitkan faktur pajak untuk PT.A bln Mei 2013.
    namun PT. A meminta untuk mengganti faktur pajak tersebut ke bulan Juni 2013. bagaimana dengan nomor seri nya,apakah tetap menggunakan nomor seri yang lama? dan bagaimana dengan pelaporan SPT nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @anastasia : Atas kasus anda hal ini sesuai PER 24.PJ.2012 harus melakukan pembatalan faktur pajak mei yg dimaksud, yaitu dengan cara sbb :
      1.Pembatalan transaksi harus didukung oleh bukti atau dokumen yang membuktikan bahwa telah terjadi pembatalan transaksi.
      2.Faktur Pajak yang dibatalkan harus tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yang menerbitkan Faktur Pajak tersebut.
      3.PKP Penjual harus mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari Faktur Pajak yang dibatalkan ke KPP.
      4.Dalam hal sdh melaporkan Faktur Pajak tsb dalam SPT Masa PPN sebagai Faktur Pajak Keluaran, maka PKP penjual harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan, dengan cara melaporkan Faktur Pajak yang dibatalkan tersebut dengan mencantumkan nilai 0 (nol) pada kolom DPP, PPN atau PPN dan PPnBM.

      Selanjutnya utk menerbitkan faktur pajak juni dilakukan seperti biasa dengan no faktur baru.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  8. Pak Pomadi,

    Mohon bantuannya bagaimana cara melaporkan ppn dengan menggunakan espt ppn1111 v 1.3 apabila lawan transaksi tidak memiliki npwp? karena pada aplikasi espt harus memasukkan npwp lawan transaksi.

    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ikha_egist : saat memasukkan npwp diinput angka 000000000000000, untuk diketahui saat ini eSPT PPN 1111 sudah ada update versi 1.5

      Delete
  9. assalamualaikum pak pomadi,,

    saya kesulitan untuk membuat pembetulan faktur pajak dikarenakan salah npwp. tapi ssp sudah dibayarkan dengan memakai nama lama berbentuk cv. kemudian saya pindah bukukan ssp ke nama baru yang berbentuk pt. teknis nya apakah harus membuat f.p batal dulu untuk no yang lama kemudian membuat f.p pengganti dengan no yang sama hanya memakai no 031. karena sebagai pemungut. saya sudah mencoba menginput di ESPT namun keluar notif bahwa no dokumen yang diganti tidak terdaftar. oh y pak untuk membuat f.p pengganti dan melaporkannya apakah harus disertai pula dengan induk dan f. p. nya matursuwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Okty : Atas kasus anda sesuai PER-24/PJ/2012 dapat sy jelaskan bahwa dg adanya kesalahan dalam faktur pajak, maka harus menerbitkan faktur pajak pengganti, teknisnya sbb :
      1. Faktur Pajak Pengganti, diisi berdasarkan keterangan yang seharusnya dan dilampiri dengan Faktur Pajak yang rusak, salah tersebut.
      2. Faktur Pajak Pengganti tetap menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak yang sama dengan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti, namun kode transaksi diganti angka 1 (misalnya 030, mk menjadi 031). Sedangkan tanggal Faktur Pajak Pengganti diisi dengan tanggal pada saat Faktur Pajak Pengganti dibuat.
      3. Pada Faktur Pajak Pengganti, dibubuhkan cap yang mencantumkan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak serta tanggal Faktur Pajak yang diganti.
      4. Penerbitan Faktur Pajak Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban untuk membetulkan SPT Masa PPN pada Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan Faktur Pajak tersebut.
      5. Faktur Pajak Pengganti dilaporkan dalam SPT Masa PPN pada Masa Pajak yang sama dengan Masa Pajak dilaporkannya Faktur Pajak yang dilakukan penggantian dengan mencantumkan nilai dan/atau keterangan yang sebenarnya atau sesungguhnya setelah penggantian.
      6. Pelaporan Faktur Pajak Pengganti pada SPT Masa PPN harus mencantumkan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti pada kolom yang telah ditentukan.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Salam

      Delete
  10. Selamat siang Pak,

    saya telah menerbitkan FP bulan Juli dan melaporkan SPT bulan tsb, ternyta saya salah menerbitkan krna seharusnya invoice dan FP baru boleh terbit bulan Septmber (sesuai kontrak) FP ini belum sempat dilaporkan dari pihak pembeli dan untuk bln Septmber saya sudah menerbitkan FP tsb dengan nomor seri yang sama. mohon bantuannya bgmn cara pembetulan SPT PPN nya. terima kasih.

    Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Chyta : Atas faktur pajak juli yg sdh anda laporkan tsb harus dibatalkan dan anda harus melakukan pembetulan SPT masa juli. Pembatalan ini didukung dengan surat keterangan pembatalan dari pihak pembeli.

      Dalam pembetulan SPT masa juli tersebut nilai DPP dr faktur pajak yg dibatalkan dirubah menjadi 0 (nol) dan PPN 0 (nol)

      Selanjutnya pada bulan september seperti yg anda maksud, anda dapat menerbitkan faktur pajak lagi (utk pembeli tsb) namun dengan nomor seri baru sesuai urutan di bulan september. (dalam hal ini tidak benar jika anda menerbitkan nomor seri yg sama atas faktur pajak juli yg batal).

      Demikian penjelasan sy, semoga dapat membantu.

      Delete
    2. Pak Didik, : atas faktur yang saya laporkan di bulan juli tsb tidak sampai diterima oleh pembeli (shg tdk mungkin sy meminta srt keterangan pembatalan dr pihak pembeli) dan gantinya sy lansung meberikan faktur pajak atas seri yg sama di bln september (hanya beda bulan saja).

      untuk hal ini apakah bisa diperlakukan penggantian FP saja bukan pembatalan?

      Terimakasih.

      Delete
    3. @Chyta : kalau begitu kasusnya maka anda bisa menerbitkan faktur pajak pengganti dengan kode transaksi "011" dan nomor seri faktur sama dg faktur yg diganti. Selanjutnya melakukan pembetulan SPT ppn masa juli serta melaporkan faktur pengganti tersebut dlm SPT masa september.

      Delete
  11. bagaimana dengan faktur pajak pengganti yang salah? apakah bisa saya buat faktur pajak pengganti untuk faktur pajak pengganti? kalau bisa bagaimana caranya menginput ke ESPT?

    mohon bantuannya pak.
    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @dudi : PKP bisa menerbitkan faktur pajak pengganti atas faktur pajk yg sdh pernah diganti. Dalam hal diterbitkan Faktur Pajak pengganti ke-2, ke-3, dan seterusnya, maka Kode Status yang digunakan Kode Status '1'.

      Faktur Pajak Pengganti tetap menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak yang sama dengan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti. Sedangkan tanggal Faktur Pajak Pengganti diisi dengan tanggal pada saat Faktur Pajak Pengganti dibuat.

      Cara input dalam eSPT yaitu masuk pada pembetulan SPT masa yang bersangkutan. Shg melakukan pembetulan ke-2 atas SPT masa tsb.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  12. P.Pomadi, pada bulan Des'13 saya menerbitkan no seri faktur pajak 900.13.000005 ternyata no seri faktur pajak dari DJP adalah 901.13.000005, sehingga sewaktu di input ke e SPT ditolak, sedangkan PPN telah dipungut dan telah menerbitkan SSP yang telah disetor dengan menunjuk pada no seri faktur 900.13.000005. Bagaimana cara memperbaiki Faktur Pajak yang salah no serinya, Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Nurbiq : Atas faktur pajak yg salah nomor serinya dapat segera diganti dengan no seri yang benar, dan melakukan koordinasi dg customer untuk mengganti faktur yang salah tersebut. Dalam hal faktur sdh dilaporkan dlm SPT masa ppn oleh customer maka harus melakukan pembetulan SPT masa. Selanjutnya terkait dengan SSP hal ini tidak menjadi masalah yang penting kode jenis pajak dan kode jenis setoran sudah benar.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  13. pak saya mau input pajak keluaran pada espt di bulan mei waktu itu kan belum pakai no seri fakjak dari KPP , tapi ko ada warning " nomor seri faktur pajak tidak sesuai dengan jatah" itu kenapa ya pa mohon penjelasannya , terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lilis Suryani : walau belum menggunakan no faktur dari KPP, maka tetap harus memasukan no seri tsb ke menu Tools - Referensi - Jatah Faktur Pajak. Hal ini karena eSPT sdh terinstal versi yg terbaru.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  14. pak apabila nota retur baru diterbitkan di tahun berbeda bagaimana pelaporannya
    misal faktur bulan agustus di 2013 kemudian dikembalikan atau diretur mei 2014 bagaimana pelaporannya ya pak? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terkait dengan kasus anda, tentu saja harus melakukan pembetulan SPT PPN masa yang bersangkutan (agustus 2013), namun hal ini tentu mempunyai konsekuensi utk melakukan pembetulan SPT tahunan 2013 karena adanya perubahan omset 2013.

      Delete
  15. saya mau tanya pak.
    di bulan januari saya ada kesalahan melaporkan pajak masukan yang seharusnya BUKAN atas nama perusahaan saya.dan itu baru diketahui bulan mei ini.bagaimana solusi pembetulanya pak??bisa kah menghapus faktur pajak masukan tsb lewat form pembetulan spt di E-SPT??mohon dibantu.trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. @sul toni : Atas kasus anda, maka anda harus melakukan pembetulan SPT PPN masa Januari, yaitu dengan menghilangkan/hapus faktur pajak masukan yang salah tersebut. Di eSPT sudah mengakomodasi hal tersebut.

      Delete
  16. pak didik, saya mau tanya. Jika terdapat nomor faktur pajak yang dobel didua perusahaan berbeda (PT.A & PT.B). Di PT.A nomor faktur pajak dikeluarkan pada bulan maret, sementara di PT.B dikeluarkan pada bulan april. Sdangkan pemberitahuan mengenai adanya nomor faktur pajak dobel baru kami ketahui dibula juli. Jika kedua perusahaan tersebut sudah menggunakan nomor faktur pajak tersebut sebagai pajak masukan, apa masih bisa kami refisi ?..Langkah apa yang harusnya saya lakukan untuk menyelesaikan kasus tersebut. Terimakasih pa didik sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Atas no faktur pajak yg dobel, maka anda harus membatalkan salah satu dan menggantinya dg fatur pajak nomor baru. Selanjutnya anda dan lawan transaksi yg dibatalkan faktur pajaknya, harus melakukan pembetulan SPT PPN masa yg bersangkutan.

      Delete
  17. jika saya membuat pembetulan, faktur pajak yang saya buat nanti sesuai dengan masa sebelumnya, atau masa dimana saya melakukan pembetulan ?
    mohon bantuannya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti penjelasan diatas, dlm hal ini anda tidak bisa langsung melakukan pembetulan faktur (krn faktur sdh dilaporkan dlm SPT masa), namun harus dibatalkan dulu.

      Delete
  18. Sore pak didik,
    pak saya mau tanya,bulan juni terdapat penjualan yang seharusnya bernilai 1.000.000 tapi saya input 500.000 dan sudah saya laporkan ke KPP. sekarang saya ingin membuat pembetulan tapi kenapa jumlah lebih bayar atas pembetulannya masih tertera NOL (0) dan kolom lebih bayar akan dikompensasikan kemasa pajak bulan ...... nya tidak bisa di centang pak. bagaimana cara membuat pembetulannya ya pak.

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Aria : Jika yg anda maksud adalah hanya salah input (dalam arti faktur pajak yg diterbitkan sudah benar), maka cara pembetulan dlm eSPT adalah anda membuat SPT pembetulan masa terjadinya salah input. Selanjutnya atas faktur yg salah input tadi anda hapus (delete), kemudian anda input ulang dengan memasukkan nilai DPP yang benar. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  19. Sore pak didik,
    pak saya mau tanya,bulan juni terdapat penjualan yang seharusnya bernilai 1.000.000 tapi saya input 500.000 dan sudah saya laporkan ke KPP. sekarang saya ingin membuat pembetulan tapi kenapa jumlah lebih bayar atas pembetulannya masih tertera NOL (0) dan kolom lebih bayar akan dikompensasikan kemasa pajak bulan ...... nya tidak bisa di centang pak. bagaimana cara membuat pembetulannya ya pak.

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Aria : Jika yg anda maksud adalah hanya salah input (dalam arti faktur pajak yg diterbitkan sudah benar), maka cara pembetulan dlm eSPT adalah anda membuat SPT pembetulan masa terjadinya salah input. Selanjutnya atas faktur yg salah input tadi anda hapus (delete), kemudian anda input ulang dengan memasukkan nilai DPP yang benar. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

      Delete
  20. Sore pak Didik,
    Saya mau tanya, pada bulan Oktober saya menerbitkan faktur pajak nomor 010.002.14.71748031 dan sudah dibayarkan SSP nya, pada bulan November saya input faktur pajak tersebut di e-SPT PPN untuk membuat laporan SPT PPN masa Oktober. Dan saat itu saya baru tau bahwa nomor faktur 010.002.14.71748031 sudah pernah dipakai pd masa September dan sudah saya laporkan, sehingga terjadi dobel.
    Bagaiaman solusi atas kasus saya ini pak? terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kasih Sunasti : Atas kasus tsb segera melakukan penggantian no faktur 010.002.14.71748031 dengan no faktur lain yg belum digunakan. Dan jika atas faktur tsb sudah disampaikan ke lawan transaksi, maka segera hubungi lawan transaksi untuk mengganti faktur pajak tsb.

      Delete
  21. wah bisa dipraktekin nih invoice nya
    infonya sangat berguna
    makasih

    ReplyDelete
  22. sore pak Pomadi, saya mau bertanya apa yang harus saya lakukan jika saya tidak sengaja membatalkan faktur yang sudah di approve?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika terlanjur dibatalkan maka atas transaksi tersebut harus diterbitkan faktur pajak lagi dg no seri yang berbeda.

      Delete
  23. Salam Pak Didik. Mau tanya Pak. Mei 2015, misalkan, nomor Faktur Pajak ...... 12345678 digunakan untuk PT A dan PT B. Baru ketahuan di bulan Juli 2015 bahwa itu double. Pertanyaan saya, 1. Faktur Pajak nya harus diganti di bulan apa, Pak? Di bulan Mei atau Juli saat saya menemukan kesalahan tersebut.

    2. Bila jatah nomor seri sudah digunakan semua, apakah dibolehkan menggunakan nomor seri saat permintaan yang bulan Agustus 2015?

    Mohon jawabannya. Saya masih baru soalnya.

    Terima kasih

    ReplyDelete
  24. @Syauqi :
    1. Atas double penggunaan no seri faktur pajak, maka harus diganti sesuai masa transaksi (yaitu mei). Dengan penggantian ini mengakibatkan adanya pembetulan SPT masa mei.

    2. Sesuai ketentuan penggunaan, no seri faktur pajak harus digunakan sejak tanggal SK pemberian jatah no seri faktur pajak (tidak diperkenankan penggunaan surut)

    Catatan :
    - No seri faktur pajak dalam penggunaan tidak harus urut (yang penting digunakan untuk transaksi sejak tgl SK jatah pemberian no seri faktur pajak)
    - Atas kasus anda jika jatah nomor seri untuk mengganti no faktur yg double tsb habis, maka satu-satunya jalan dg merubah tanggal faktur yg diganti sesuai tgl sejak SK jatah no faktur diterima.

    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Artinya, atas pernyataan bapak yg ini: "Atas kasus anda jika jatah nomor seri untuk mengganti no faktur yg double tsb habis, maka satu-satunya jalan dg merubah tanggal faktur yg diganti sesuai tgl sejak SK jatah no faktur diterima". Maksudnya bila aku nerima no seri permintaan Agustus, tinggal dibuat dan tanggalnya bulan Mei begitu kah. Pak?

      Delete
    2. @Syauqi : Maksudnya bukan begitu. Seperti sudah saya sampaikan bahwa : nomor seri faktur pajak harus digunakan SEJAK tanggal SK pemberian jatah nomor seri faktur pajak (tidak diperkenankan penggunaan surut). Oleh karena itu atas faktur pajak tsb harus tertanggal Agustus.

      Delete
  25. salam p didik, sy mau tanya. pd tgl 6 juli sy membuat faktur pajak u PT A dan sdh si approve. ttp pd tgl 3 agustus ada pemberitahuan dr PT A Bahwa faktur pjk tsb ada kesalahan. apakah faktur pjk yg sdh di approve bs d betulkan? bgmn cara nya.

    ReplyDelete
  26. @setiyani : Untuk faktur pajak yg sudah di approve tidak bisa lagi dirubah, jika ada kesalahan maka harus menerbitkan faktur pajak pengganti dengan kode 011 dan nomor faktur sama dengan faktur yang diganti.

    ReplyDelete
  27. Dear Pak Didik, saya mau tanya, kemarin saya melakukan faktur pengganti dan sudah di approve kemudian saya batalkan, itu bagaimana atas faktur pajak masukan klien? dan apakah saya harus membuat nota pembatalan, makasih Pak

    ReplyDelete
  28. @Dian : faktur yang sudah dibatalkan tidak bisa menjadi pajak masukan bagi penerima (klien). Dimana sesuai ketentuan Nota retur atau Nota pembatalan dibuat oleh pembeli BKP atau penerima JKP.

    Dalam Nota Retur atau Nota pembatalan harus mencantumkan:
    • Nomor Nota retur atau Nota pembatalan yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) sendiri
    • Nomor dan Kode Seri Faktur Pajak yang dikembalikan atau dibatalkan

    ReplyDelete
  29. Pak Didik, saya ingin bertanya. Bulan Juli saya sudah membayarkan pajak berserta PPN yang tercantum. Lalu beberapa hari yang lalu saya mendapatkan faktur pajak dengan kode 081.001 yang menyatakan saya dibebaskan dari PPN. Apa yang harus saya lakukan dengan uang PPN yang sudah saya bayarkan? Apakah saya akan mendapatkan refund? terima kasih pak

    ReplyDelete
  30. @Yulia : Atas ppn yang sudah terlanjur dibayarkan, bisa dilakukan pemindahbukuan utk membayar kewajiban pajak lainnya.

    ReplyDelete
  31. Pak didik saya mau tanya apabila saya sudah membuat efaktur pada bulan juli 2015 tp ternyata pada pajak ppn dibayar pada bulan agustus 2015 terus gimana cara laporan pajakny?

    ReplyDelete
  32. @Aben : Atas kewajiban pajak juli (efaktur yg diterbitkan masa juli), kewajiban dilaporkan paling lambat akhir Agustus, dan atas kurang bayar disetorkan sebelum SPT dilaporkan.

    ReplyDelete
  33. Dear ; pak didik
    Pak saya mau tanya, pada bulan juli tahun 2014 ada kesalahan pemberian nmr seri faktur pajak,, harusnya nmr seri faktur pajak itu untuk bulan agustus. Bagaimana cara pembetulannya pak? Karna ini kan sudah d tahun 2015 ? Lalu apakah pembetulannya mempengaruhi nominal?
    Terimakasih pak, mohon bantuannya

    ReplyDelete
  34. @Dwi Nikma : atas kasus tsb, maka harus melakukan pembetulan SPT PPN masa juli dengan membatalkan no faktur yg salah tsb. Dan melakukan pembetulan SPT masa Agustus untuk menggunakan no faktur tsb.

    Dengan adanya pembetulan dimungkinkan adanya perubahan nilai nominal, namun jika terjadi lebih bayar atas pembetulan tsb, maka bisa dikompensasikan ke masa berikutnya.

    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
    Salam

    ReplyDelete
  35. Trimakasih atas penjelasannya pak ..

    ReplyDelete
  36. mau tanya pak,
    bagaimana kalau kita salah saat mengisi nilai ppn, padahal sdh kita upload (status siap approve), kemudian kita lalukan pembatalan faktur ? terus bagaimana pak,

    ReplyDelete
  37. @Goes goes : Atas kesalahan pengisian faktur, dimana sudah terlanjur diupload, maka seharusnya yg dilakukan adalah membuat faktur pajak pengganti. Namun jika sudah terlanjur dibatalkan, maka harus melakukan input lagi dengan nomor faktur yang berbeda.

    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
    Salam

    ReplyDelete
  38. Selamat siang pak Pomadi, mau tanya... bulan Maret 2015 lalu saya menerbitkan faktur pajak untuk PT. A, sudah saya laporkan ke KPP, seiring waktu ternyata hingga saat ini merekan belum melakukan pembayaran. Saat ini mereka minta untuk direvisi faktur tsb dengan alasan faktur sudah expired, langkah apa yang harus saya lakukan dengan faktur pajak keluaran bulan Maret tersebut? terimakasih banyak atas sarannya pak

    ReplyDelete
  39. @Anik S : Atas kasus tersebut maka faktur keluaran masa maret dilakukan pembatalan, kemudian menerbitkan faktur pajak baru atas transaksi tsb sesuai jatah nomor faktur saat ini.

    Namun dengan pembatalan faktur maret, maka harus melakukan pembetulan SPT PPN masa maret, dimana kelebihan bayar atas pembetulan masa maret dikompensasikan ke masa diterbitkannya faktur pajak baru tersebut. Dengan kompensasi ini, maka tidak doubel pembayaran PPN nya.

    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
    Salam

    ReplyDelete
  40. Selamat sore pak,
    Saya mau tanya, jika faktur masukan sudah sukses diupload apakah tidak bisa dilakukan pembatalan jika ada kesalahan? Saat pembetulan saya coba hapus kok tidak bisa ya? Juga kalau dobel input fp pengganti apakah tidak masalah pak? Statusnya sudah approval sukses semua, saya batalkan tidak bisa. Mohon saran dari Bapak. Terima kasih.

    ReplyDelete
  41. @Nurfitriyani : Faktur pajak masukan maupun keluaran jika sudah diupload, maka sudah tidak bisa dirubah lagi. Jalan keluarnya adalah dengan membuat faktur pajak batal. Jadi dalam hal ini walaupun pada pembetulan faktur pajak yang sudah diupload tidak bisa dihapus (tapi harus dibatalkan). Selanjutnya untuk faktur pajak pengganti yg doubel input hal ini diasumsikan melakukan penggatian yg kedua, jadi tidak masalah. Kalau dicek untuk faktur pajak penggantian pertama nilai dpp nya menjadi 0 (nol), karena ada penggantian kedua.

    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
    Salam

    ReplyDelete
  42. Pak Mau nanya Bagaimana cara mengganti nota retur masukan salah memasukan nominalnya & status di E Faktur Approval sukses.Makasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena sudah approval, maka caranya melakukan pembetulan SPT Masa yang bersangkutan.

      Delete
  43. Siang pa,

    Mau tanya,kalau faktur pajak ada kesalaha di kode pos dan dasar pengenaan pajaknya dan ingin direvisi itu bagai mana ya,sedangkan status di e fakturnya sdh sukses dan sudah dilaporkan/dibayar jg ke kantor pajaknya.mhn bantuannya.trimakasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ani : atas faktur pajak yang salah tulis, bisa melakukan penerbitan faktur pajak pengganti. Selanjutnya melakukan pembetulan SPT Masa atas faktur yang salah tadi.

      Delete
  44. owh jd untuk faktur pajaknya tinggal menerbitkan faktur pajak pengganti ya pa,lalu ada pengaruhnya ga pa ke SPT Masa yg sudah dibayarkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan adanya penggantian faktur yg salah satunya merubah nilai dpp, tentu saja ada pengaruhnya terhadap SPT yg telah dilaporkan. Oleh karena itu dengan penggantian faktur mewajibkan untuk melakukan pembetulan SPT Masa.

      Delete
  45. maav pa mau tanya lagi,untuk pembetulan spt-nya itu bagai mana ya,apa dengan cara membuat SPT baru dengan jmlh dpp yg sdh dirubah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk membuat pembetulan SPT, tinggal input faktur pajak pengganti sesuai data yang benar. Setelah approve sukses, selanjutnya melakukan posting dengan status SPT pembetulan ke 1. Kemudian melakukan langkah seperti biasanya untuk mencetak SPT.

      Delete
  46. Mav. Pak saya mau nanya. Jika saya nembuat nota retur pajak masukan jika DPP tidak sama dgn ppn yg dretur. Nominal PPN lbh kecil drpd yg seharusny dretur. Sdh Aprroval sukses fp dbuat setlh 1Juli 2015.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf saya kurang jelas apa yang ditanyakan?

      Delete
  47. pak saya mau tanya.saya salah input fp masukan yg shrsnya PT.A saya input jd PT.B.gmana cra melakukan pembtulan SPT Masanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Atas kesalahan input nama wp ataupun npwp dalam faktur pajak, maka harus melakukan pembatalan faktur pajak tsb. Selanjutnya melakukan input ulang dan jika SPT masa telah dilaporkan, maka membuat SPT pembetulan dengan cara posting ulang dengan memilih status SPT pembetulan ke 1. Langkah berikutnya sama seperti biasanya membuat SPT dan file CSV

      Delete
  48. Assalamu'alaikum,
    pak, saya mau tanya saya mendapatkan faktur pajak masukan masa oktober 2015 dan belum pelaporan SPT , tapi ternyata ada barang yang diretur. kemudian saya membuat nota retur pajak masukan , ternyata nominal yang saya input pada saat membuat nota retur salah/terbalik dengan nominal nya dengan barang yang tidak diretur . sementara status nya sudah approvel sukses , langkah apa yang harus saya lakukan? apakah bisa membuat nota retur kembali? pembatalan faktur pajak di e spt dan mengirimakn surat ke KPP terdaftar?
    mohon penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walaikumsalam,
      Atas kesalahan pembuatan nota retur dapat dilakukan pembatalan nota retur dan selanjutnya melakukan input ulang nota retur lagi sesuai data yang benar.

      Untuk faktur pajak masukan tetap diinput, jangan dibatalkan, karena dengan adanya nota retur atas fp masukan, maka nilai kredit pajak (pajak masukan) akan berkurang sesuai nilai yang diretur.

      Delete
  49. tetapi nota retur yang sudah dibuat sudah di upload dan approval sukses pak. untuk dilakukan pembatalan apakah pihak penjual harus melakukan pembatalan juga dan membuat surat pembatalan faktur pajak kepada kantor pajak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apabila pihak penjual sudah melakukan pembetulan atas hal ini, maka tentu saja harus melakukan pembatalan juga.

      Delete
  50. pak saya mau tanya bagaimana kalau no seri faktur perusahaan, saya memakainya untuk 2 faktur pajak dan perusahaannya juga beda apakah akan kena denda salah satunya?saya harus mengulang salah satunya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Faktur pajak ganda, maka semuanya dianggap cacat dan dianggap tidak membuat faktur pajak. Atas hal ini akan dikenakan denda 2% dari nilai DPP.

      Agar terhindar dari hal tsb diatas, maka salah satu faktur harus dibatalkan, dan dibuat faktur dengan no seri baru.

      Delete
  51. pak bln agustus kemarin saya dapat FP masukan normal dari supplier. karena ada salah penjumlahan, FP tersebut kemudian dibuatkan FP pengganti. FP tersebut sudah saya laporkan ke masa pajak bulan agustus. Entah karena apa FP tsb kemudian dibatalkan oleh pihak supplier dan memberikan FP dengan nomor yang baru. Bagaimana cara lapornya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika fp sudah dilaporkan dan saat ini ada fp dengan no seri baru, maka langkahnya melakukan pembetulan SPT dengan membatalkan fp yang dibatalkan, kemudian melakukan input fp yang baru. Langkah selanjutnya seperti biasa melakukan posting dengan memilih status SPT pembetulan ke 1 masa agustus 2015.

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
      Salam

      Delete
  52. pak, apakah nota retur pada e faktur harus diupload terlebih dahulu oleh pembeli (yang menerbitkan nota retur) baru penjual bisa mengupload nya? atau penjual bisa menguploadnya tanpa menunggu pembeli mengupload nya terlebih dahulu? bagaimana dengan status approval nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pembeli harus upload nota retur terlebih dulu.

      Delete
  53. pak kalau faktur pajak yang sudah saya terbitkan hampir setahun ternyata lawan transaksi meminta untuk menggantikan dengan nama dan NPWP yang baru apakah semua faktur pajak yang sudah saya terbitkan harus saya batalkan dan melakukan pembetulan....apakah ada sanksi administrasi berupa bunga dan denda pada saat kita melakukan pembetulan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk merubah nama den npwp tentu saja harus membatalkan faktur pajak sebelumnya dan melakukan pembetulan SPT masa yg bersngkutan. Terkait dengan pembetulan ini jika tidak ada PPN yang kurang bayar, maka tidak ada sanksinya.

      Delete
  54. pak, saya salah menginput dpp untuk pajak masukan (faktur pajak masukan tersebut adalah faktur pajak pengganti) dan sudah saya upload sukses...

    apa yang harus saya lakukan untuk mengganti faktur pajak tersebut (bila saya tidak ingin meminta pihak penjual untuk menerbitkan faktur pjk kembali)

    bila faktur pajak tersebut saya batalkan apakah bisa di input kembali menggunakan no fp yang sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Elizabeth : Faktur pajak masukan yang sudah diupload tidak bisa dibatalkan, kecuali pihak penerbit faktur membatalkan atas faktur tersebut. Jadi dalam hal ini jalan satu2 nya jika ingin mengganti faktur pajak masukan tsb maka harus minta ke penerbit faktur untuk membatalkan terlebih dulu.

      Dengan sistem eFaktur disarankan kita musti sangat hati2 dalam melakukan inpiut data. (cek dengan seksama sebulum diupload)

      Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
      Salam

      Delete

 
Support : Creating Website | Pajak Kita | Dipo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. PAJAK KITA - All Rights Reserved