Menu

Aini Shalehah Aini Shalehah Author
Title: REVISI BATAS MINIMUM SALDO REKENING YANG DILAPORKAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
Author: Aini Shalehah
Rating 5 of 5 Des:
   Melalui Siaran Pers Nomor : 21/KLI/2017 tertanggal 07 Juni 2017, dimana pemerintah merevisi batas minimum saldo rekening yang wajib...
  Melalui Siaran Pers Nomor : 21/KLI/2017 tertanggal 07 Juni 2017, dimana pemerintah merevisi batas minimum saldo rekening yang wajib dilaporkan lembaga keuangan secara otomatis kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK.03/2017 tentang Petunjuk Teknis Mengenai Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan dikeluarkan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Mempertimbangkan data rekening perbankan, data perpajakan termasuk yang berasal dari program Amnesti Pajak, serta data pelaku usaha, Pemerintah memutuskan untuk meningkatkan batas minimum nilai saldo rekening keuangan yang wajib dilaporkan secara berkala dari semula Rp 200 juta menjadi Rp1 miliar. Dengan perubahan batasan minimum menjadi Rp1 miliar tersebut, maka jumlah rekening yang wajib dilaporkan adalah sekitar 496 ribu rekening atau 0,25% dari keseluruhan rekening yang ada di perbankan saat ini.

Pemerintah menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu resah dan khawatir karena penyampaian informasi keuangan tersebut tidak berarti uang simpanan nasabah akan serta merta dikenakan pajak. Tujuan pelaporan informasi keuangan ini adalah untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap sesuai standar internasional, sehingga Indonesia dapat berpartisipasi dalam pertukaran informasi keuangan dengan Negara lain.












About Author

Advertisement

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment Blogger

 
Top